KONIKOTA,TASIKMALAYA-Pukul 09.10 WIB di depan sekretariat KONI Kota Tasikmalaya, terlihat belasan pria ada menenteng kantong, sebagian lagi ada yang berkerumun duduk di tembok disela lokasi parkir pelataran halaman KONI.

Kerumunan tersebut adalah 14 atlet dan manager Perbasasi Kota Tasikmalaya yang sedang menunggu jemputan mobil untuk pemberangkatan pertandingan Babak Kualifikasi (BK) Cabang Olahraga Softball yang akan dilaksanakan di Kota Bandung pada hari ini Senin (7/6/21).

Mereka nyaris terlambat mengikuti seleksi Babak Kualifikasi (BK) Porprov 2022, karena terkendala kendaraan, yang sedianya akan menggunakan kendaraan operasional Dinas Pemuda dan Olahraga, Budaya dan Pariwisata namun tidak kunjung datang karena terkendala masalah administrasi peminjaman.

Ketua KONI Kota Tasikmalaya H Arip Surahman di halaman Kantor KONI mengungkapkan para atlet sejak pagi para atlet sudah siap untuk diberangkatkan.
“Saya kecewa, sampai dengan pukul 8.30 tadi pagi mobil dinas tak kunjung datang, sedangkan para atlet akan bertanding pukul 15.00 di Bandung,” ungkapnya kepada TIMES Indonesia.

Melihat waktu yang terus berjalan Arip mengambil inisiatif memerintahkan dan meminta kepada H Dadan Sudrajat selaku Bidang Hukum KONI untuk bisa mempergunakan mobilnyabuntuk mengantarkan para atlet softball.

Pada akhirnya kontingen Softball Kota Tasikmalaya berangkat dengan menggunakan kendaraan pribadi pengurus, termasuk Ketua KONI menjadi pengendaranya.

Arif berharap dengan kondisi dan situasi mendesak dan penting itu, setiap stakholder terkait bisa mencurahkan perhatian dan melihat kenyataan yang sebenarnya langsung ke lapangan, karena memajukan olahraga prestasi ini kita perlu memahami bersama serta perlu uluran tangan dari semua pihak semua pihak.

Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dinasporabudpar, H. Nanang Suhara memahami kekecewaan yang dirasakan para atlet dan pengurus KONI. Dirinya mengakui telah mempersilahkan mobil dinasnya untuk dipergunakan dengan catatan mengikuti prosedur yang telah diatur.

“Ini Miss komunikasi, ketika urusannya menyangkut asset negara, maka prosedur tetaplah harus ditempuh sebagaimana mestinya,”ungkapnya kepada awak media bersama R Diana Hidayat selaku Koordinator Kesekretarian KONI Kota Tasikmalaya yang sedang melakukan klarifikasi di Kantor Disporabudpar. Senin (7/6/21) sore (Harniwan Obech/Indonesia Humas KONI Kota Tasikmalaya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *